Ketika Takbir Tanpa Suara Berkumandang

Komentar

Suara takbir hanya bisa terdengar oleh warga yang memiliki pendengaran normal. Penyandang difabel tuna rungu tak dapat mendengarnya, juga tak bisa mengucapkannya dengan lancar. Namun, mereka juga ingin memekikkan takbir. Dan, mereka punya cara tersendiri untuk mengucapkannya.

JARI telunjuk kanan wanita cantik berhijab ini bergerak setengah melingkar, dari pundak kiri menuju ke samping kanan atas, disambut jemari tangan kiri. Kedua jemari yang bertemu lantas dikibas-kibaskan.

Gerakan tersebut diulang dua kali. Bahasa isyarat ini merupakan adegan video ‘takbir tanpa suara’. Menggunakan bahasa isyarat. Di bawahnya terdapat tittle:  “Allahu Akbar.. Allahu Akbar..” sebagai penerjemah bahasa isyarat tersebut.

Serangkaian gerakan berikutnya melengkapi takbir. Bisa dilihat di subtittle-nya. “Laa.. ilaa ha illallaahu Allahu akbar.. Allahu Akbar wallillaah ilhamd.”

Demikian takbir bahasa isyarat yang dibawakan oleh Ameilia Rizkyka Handayani, anggota Muslimah Tuli Jawa Timur (MTJ)

Video itu merupakan bagian dari takbir tuna rungu Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu (Gerkatin) Jawa Timur dan Kota Kediri.

Ini merupakan inisiasi dari Maskurun, Ketua Gerkatin Jatim. “Saya minta Gerkatin daerah di Jawa Timur untuk membuat video takbir ini, sejak awal Ramadan,” kata wanita yang akrab dipanggil Bu Yuyun ini.

Bukan tanpa alasan. Seorang muslim/muslimah yang tuna rungu juga ingin mengumandangkan takbir. Mereka juga ingin ‘melihat takbir’ meski tanpa suara. “Kami punya bahasa isyarat tersendiri. Tidak bisa bersuara dengan jelas. Kami takbir dengan bahasa isyarat,” kata pemilik usaha konveksi di Kota Kediri ini.

Begitu menjelang Lebaran, video sudah jadi. Maka, video-video takbir Gerkatin di daerah-daerah di Jawa Timur itu langsung di-share di berbagai media sosial. Facebook, Whatsapp Group, Whatsapp Status, Instagram dan media sosial lainnya.  “Tujuannya, agar masyarakat tahu kami ingin bertakbir juga. Mengagungkan kemenangan dengan bahasa isyarat kami,” pungkas Bu Yuyun.

Dengan demikian, takbir tanpa suara berkumandang di penjuru negeri. Melampaui sekat-sekat batas. Bahasa tulus yang mengagungkan kebesaran-Nya. (dan)

Berikut Video Takbir Tanpa Suara:

Tim Kediriapik
Berikutnya

Terkait Posting

Komentar